Mulutku pahit. Perutku mual seperti ingin muntah. Tenggorokanku keringnya bukan main. Semua terasa menyakitkan. Hei, ada yang bisa mendengarku tidak? Sepertinya suaraku hilang tak berbekas diantara teriakan mereka diatas sana. Biar, biar kucoba berteriak lagi.
”Aaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrggggggggggggghhhhhhhhhhhhhhhh”
Pita suaraku hampir putus kali ini. Tapi semua sia-sia sepertinya. Aih, tunggu dulu, aku mendengar ada yang memanggil namaku. Semoga salah satu dari mereka tadi mendengar teriakanku.
”ya Pak?”
”jangan lupa hadiri seminar ini, segera siapkan bahan presentasi itu, buatkan notulen rapat tadi pagi sekaligus time frame dan tim kecilnya, selesaikan segera perhitungan evaluasi A, B, rekapkan data C, D,.....”
GOSH.....DOES ANYBODY CARE ABOUT MY OWN LIFE?