semua bertanya. entah berharap atau sekedar basa basi. pertanyaan yang sama setiap saat.
aku pun menjawab dengan jawaban yang selalu sama. "tidak dalam waktu dekat ini".
ada yang berujar jangan kelamaan, ntar ketuaan, jangan keenakan cari duit, jangan banyak milih-milih, dan segala macam pembelaan diri mereka atas sanggahan dari jawabanku.
nothing's wrong with that. semua sanggahan itu benar adanya. tapi terkadang ingin rasanya aku bertanya kepada mereka,
seandainya mereka berada di posisiku,
seorang anak tunggal yang mau tidak mau harus meringankan beban orang tuanya ketika orang tuanya have nothing to do and maybe don't know what to do to continue their life,
seorang anak yang sangat diharapkan bisa tetap bekerja di perusahaan 'sapi perah' nasional,
seorang anak yang tidak bisa menolak dorongan kata hati untuk menyayangi teman seperjuangan meskipun dengan resiko perusahaan yang cukup menguras otak,
seandainya mereka berada di posisiku,
mampukah bersikap egois untuk memikirkan masa depan rumah tangga yang ingin dijalani bersama sang terkasih?
aku hanya tak mampu bertanya...
May 11, 2008
stop it please...
Habis gw ngebaca blog salah satu temen gw, gw makin gerah. Belakangan gw cukup capek untuk dinas keluar kota yang bisa dibilang lumayan sering. Meskipun Bandung merupakan kota yang cukup diminati untuk melepas stress, ngga' buat gw, karena gw dateng kesana membawa stress!!
Setiap pulang, bukan kesegaran tubuh dan pikiran yg gw dapet, tapi lelah berkepanjangan ngerasain kerjaan yang ga ada habisnya...
Di satu sisi, senang rasanya menjadi andalan oleh rekan kerja, dianggap mampu, tapi lama-lama kenapa semua pekerjaan seolah makin kencang berlari berkejaran saling berebut perhatian gw..??
weekdays yang dihabiskan untuk dinas, berharap weekend tidak berlalu begitu cepat,
namun terpaksa dipenuhi dengan pekerjaan yang harus segera diselesaikan..
Ya Allah...maafkan hambaMu yang ga punya rasa bersyukur atas semua karunia yang Kau berikan.
I just need a break...
Setiap pulang, bukan kesegaran tubuh dan pikiran yg gw dapet, tapi lelah berkepanjangan ngerasain kerjaan yang ga ada habisnya...
Di satu sisi, senang rasanya menjadi andalan oleh rekan kerja, dianggap mampu, tapi lama-lama kenapa semua pekerjaan seolah makin kencang berlari berkejaran saling berebut perhatian gw..??
weekdays yang dihabiskan untuk dinas, berharap weekend tidak berlalu begitu cepat,
namun terpaksa dipenuhi dengan pekerjaan yang harus segera diselesaikan..
Ya Allah...maafkan hambaMu yang ga punya rasa bersyukur atas semua karunia yang Kau berikan.
I just need a break...
Subscribe to:
Posts (Atom)