Hai. Saya Thika, si empunya blog yang sudah lama tak terjamah ini. Bukan karena tidak ada cerita menarik, justru karena terlalu banyak cerita menarik yang ingin diceritakan akhirnya malah berhenti di memori otak saja. Biarlah saya simpan memori indah itu di hati dan otak saya saja *cuih. Sebagai gantinya saya mau cerita hasil perjalanan singkat saya saat libur Paskah lalu ke Bogor. Oke?
Berhubung saya sedang berbadan dua dan hari libur suami yang agak susah disamakan dengan saya, maka liburan kali ini saya memutuskan untuk jalan-jalan ke kota Bogor. Alasannya? Dekat, tidak perlu menginap dan murah.
Setelah browsing sana sini, ditambah dengan sedikit merajuk teman lama saya yang kebetulan sedang berlibur ke Ibukota, maka kami sepakat bertemu di Stasiun Gambir jam 09.00 untuk berangkat ke Bogor dengan menggunakan KRL (Kereta Rel Listrik) sekitar jam 09.00 – 09.30. Namun karena satu dan lain hal (sebenarnya cuma satu hal sih, teman saya salah ambil jurusan Transjakarta :p ) akhirnya kami baru naik KRL jam 10.00. Ini pengalaman pertama kami naik KRL Jabodetabek. Lucu juga rasanya. Awalnya sepi dan tenang, tiba-tiba di suatu stasiun entah di daerah mana, serombongan ibu-ibu membawa anak menyeruak masuk layaknya serangan lebah.
![]() |
| :: Tiket KRL Jakarta - Bogor Rp. 7000,-:: |
Perjalanan yang kami tempuh sekitar 1 jam, setibanya di Stasiun Bogor kami langsung disambut abang-abang tukang asinan dan toge goreng. Dengan berbekal informasi dari temannya teman, kami langsung melanjutkan perjalanan dengan angkot 03 (Jur. Bubulak – Baranangsiang), dan turun di Taman Kencana. Taman itu sih ga ada apa-apanya, cuma daerah sekitar situ yang menggoda. Karena isinya tempat makan semua :D (sooo tempting apalagi buat bumil seperti saya ini). Inilah beberapa tempat yang kami kunjungi :
1. Pizza Bakar Kedai Kita
Tempat ini terletak di Jl. Pangrango, suasananya terasa seperti rumah. Menu favoritnya adalah Pizza Bakar dan Mie Hot Plate. Berhubung kami sudah cukup lapar, dan tergoda melihat keju mozzarella yang ada di atas Pizza, maka kami memesan 1 porsi Pizza Bakar BBQ Smoked Beef dan 2 air mineral. Katanya lapar, koq cuma pesan 1? Hahahha…itu trik kami untuk mencicipi menu di kunjungan kami selanjutnya.
| :: Pizza Bakar Smoked Beef (udah tinggal 1/2 :D) :: |
| :: Pizza Bakar Kedai Kita :: |
2. Pia Apple Pie
Ternyata Pia Apple Pie ini lokasinya hanya berseberangan dengan Pizza Bakar. Maka usai menyantap pizza dan menyempatkan diri untuk sholat kami pun berkunjung ke seberang. Sayangnya pie yang berukuran kecil sudah sold out, jadi kami tidak bisa mencoba di tempat. Akhirnya daripada penasaran, saya pun membeli oleh-oleh blueberry pie isi 10 bungkus ukuran kecil.
Dari Apple Pie kami mencoba menyusuri Jl. Pangrango kemudian menyeberang ke Jl. Ceremai Ujung untuk menuju tujuan selanjutnya yaitu toko cokelat. Ternyata lokasinya tidak seperti yang digambarkan di peta. Ini pelajaran penting. Perhatikan skala peta itu berapa perbandingannya. Kami harus berjalan sekitar 1 KM dengan kanan kiri seperti hutan bambu. Hahhaha, sempat jiper juga sih, tapi demi mencoba cokelat yang katanya beken itu ya sudahlah..untung kami berbekal botol minum. Setelah tiba disana, tidak seperti 2 tempat sebelumnya, tempat ini cenderung sepi. Entah kami dateng di jam yang salah atau apa. Tapi lagi-lagi kami dikecewakan dengan tidak adanya porsi kecil untuk dicoba. Akhirnya kami pun membeli snack choco bar yang kami cemil sambil duduk-duduk di kursi luar resto untuk melepas lelah. Karena tidak ingin mengulang kebodohan semula maka kami memutuskan untuk naik angkot sajalah sebagai sarana transport kembali ke Jl. Pajajaran (jalan Utama tempat kami turun dari angkot yang pertama kali). Tapi menurut waitress di resto tersebut, tidak ada angkot yang berlawanan arus, artinya kami harus naik angkot lain dulu untuk kemudian memutar nantinya.
Kami pun memilih angkot 08 Jur.Ramayana – Warung Jambu (satu-satunya angkot yang lewat plus hujan mulai turun, maklum kota hujan). Di dalam angkot kami mencoba bertanya ke penumpang lain, ternyata untuk menuju Jl. Pajajaran kami harus ganti angkot lagi nantinya, alamaaaakk…akhirnya kami pun turun di daerah Warung Jambu kemudian pindah angkot 09 Jur. Warung Jambu – Pajajaran.
4. Macaroni Panggang
Setelah berteduh sebentar karena hujan deras, akhirnya kami pun sampai di resto Macaroni Panggang, resto ini cukup ramai apalagi hari libur seperti kemarin. Berhubung porsi kecil untuk macaroni panggang maupun lasagna gulung sudah habis semua (saya heran kenapa mereka tidak memperbanyak stock untuk porsi kecil ya..pasti semua orang kan ingin makan di tempat, huh)..kami pun akhirnya mencicipi Connelloni Ayam. Isinya daging ayam, jagung manis, di tutup dengan lapisan keju yang biasa digunakan untuk lasagna. Cukup nikmat dimakan apalagi saat dingin-dingin habis turun hujan.
