September 05, 2011

Rahmatan lil Alamin

Temanya kali ini agak random. Sebenernya berawal dari ke-BT-an gw krn ga bisa nonton untuk kali kedua film sarat makna garapan sutradara muda Indonesia di salah satu stasiun tv swasta. Setelah browsing sana sini ternyata alasannya karena ada salah satu ormas yang meng-atasnama-kan sebuah agama beramai-ramai mendatangi stasiun tv tersebut dan mengancam akan mengambil tindakan apabila film tersebut tetap ditayangkan.

Gw heran. Kenapa sih harus mengancam? Kenapa sih harus merusak apa yang tidak sesuai dengan prinsip atau nilai-nilai kepercayaan yang menurut mereka benar? Kenapa sih harus meng-atasnama-kan seluruh umat? Aneh.

Jujur gw takut. Dan mungkin beberapa orang juga merasa hal yang sama. Malah mungkin gw lebih takut sama mereka ketimbang pihak berwajib. Kenapa? Karena mereka brutal. Apa itu yang mereka coba sampaikan dan mereka inginkan? Ditakuti? Lantas kemana pihak berwajib yang katanya pelindung masyarakat?? Aneh.

Gimana Negara kita mau maju kalau kita sendiri berpikiran sempit dan menganggap diri selalu yang paling benar? Kenapa mereka ga menggerebek bioskop-bioskop yang justru menayangkan film-film berbau seksual berkedok setan dan hantu? Aneh.

"Film '?' menggambarkan umat Islam itu bengis dan jahat. Ada adegan orang islam merusak restoran China, lalu pendeta ditusuk dan gereja dibom," ujar Ketua FPI DKI Jakarta, Habib Salim Alatas, di halaman SCTV Tower, Jl Asia Afrika, Jakarta.- detik.com-

"Kalau ditayangin juga, jangan salahin kita kalau SCTV di-sweeping. Udah jelas itu film liberal," ancamnya.-detik.com-

Lantas apa bedanya gambaran yang mereka sebut-sebut itu dengan mereka yang selalu datang beramai-ramai, berorasi, mengancam, jika tidak didengar atau tidak dituruti lantas merusak dan memporakporandakan apa yang ada tanpa peduli kerugian yang harus ditanggung dan bagaimana nasib orang-orang disitu? Aneh.

Jujur gw malu. Dan mungkin beberapa umat juga. Karena beberapa umat lebih mencintai perdamaian seperti yang selalu diajarkan Rasulullah SAW. Karena Islam adalah Rahmatan lil Alamin..

August 12, 2011

Indahnya Berbagi

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini ga ada yang namanya sahur on the road, or grebeg sahur, setidaknya untuk aku dan temen-temen seangkatanku di kantor. Karena beberapa faktor, salah duanya tenaga dan transportasi, kami mutusin untuk beralih ke buka puasa bersama.

Searching acak di mbah google akhirnya membuahkan hasil. Yak, diputuskan acara bakal diadain di sekitar Manggarai. Panti yang berisi 75-an anak siap menampung. Dan hari minggu sore tgl 7-8-2011 aku dan beberapa teman berangkat kesana.

:: dropping sembako & makanan berbuka ::

Haru...sedih...senang...melihat semangat mereka bernyanyi, berdoa dalam rumah yang bisa dibilang kecil jika dibandingkan jumlah anak yang harus ditampung. Berbuka puasa dan sholat Maghrib bersama mereka menjadikan hari ulang tahunku yang bertepatan saat itu juga menjadi semakin special.

Ya Allah...terima kasih atas segala rahmat, barokah, karunia dan rizki yang berlimpah untukku dan keluargaku...

Terima kasih telah membuka mataku untuk dapat lebih bersyukur dan berbagi kepada sesama...

Bimbing kami, mudahkan langkah kami, terangi jalan kami...

aamiin

July 20, 2011

One Step Closer

Mematut diri di cermin

Berhiaskan kebaya klasik dan sarung ungu

Sayup sayup terdengar orang-orang berbincang di luar

Tampak serius...meskipun sesekali disertai canda tawa kecil

Bibir ini tak henti-henti nya mengucap kata tasbih

Dan mata ini semakin lama semakin tak kuat menahan tetesnya

Tidak pernah menyangka sampai juga aku di titik ini

Ada sekelumit rasa bahagia dan sedikit hembusan nafas lega

Dengan mengucap Basmalah..

Aku dipinang..

May 18, 2011

Daisy Path

yippieee i'm having my own daisy path on my desktop finally...it's giving me some extra energy every morning..*norak ya? punya daisy path aja segitu senengnya..hehehe..bodo' ah..yang penting happy!!

March 05, 2011

Gadgetholic

Menyambung tulisan saya beberapa waktu lalu tentang sedikit kekesalan saya terhadap orang-orang yang tidak bisa menahan diri dengan buru-buru menyalakan ponsel ketika pesawat belum berhenti dengan sempurna, kali ini saya dibuat risih lagi sama orang-orang yang terlalu sibuk sama ipad.
Ya, mereka orang penting. Okay, mereka petinggi perusahaan. Dan betul, saya ga punya ipad. Itu yang membedakan saya dengan mereka. Tapi, gini-gini saya sudah pernah menggunakan ipad, or at least mengenalnya walau belum terlalu detil. Jadi saya juga tau kalo ipad itu ga bisa dipakai kerja -menurut saya lho ya, maaf kalo ada yang tersungging-. Mentok-mentoknya paling hanya ms office. Selebihnya ya buat browsing, gaming, social networking, emailing. Dan lagi, untuk orang sekelas petinggi itu, saya tau lah mereka ndak mungkin ngutak atik ms excel, ms word -ini orang yang saya tau lho yaa..skali lagi maaf kalo mungkin ada yang saya ga tau-.
Jadi….sepanjang rapat dari pagi sampai sore, para petinggi itu sibuk sekali menggeser-geser layar ipad nya, entah apa yang sedang dilihat atau dibaca. Kalo dibilang mereka sedang sibuk ngutak atik data, di sebelah kiri mereka layar laptop terbuka lebar. Sibuk chatting, di sebelah kanan mereka ada smartphone yang tiap 5 menit dilirik dan dipencet-pencet. Dan semua hal itu membuat mereka bahkan lupa menyapa kanan kirinya. Efek sampingnya, saya juga jadi sibuk memperhatikan mereka. Hahahaha..
Ya sudahlah..mungkin kalo jadi petinggi itu salah satu syaratnya harus gitu ya? Ckckck..

March 02, 2011

Terima kasihku PadaMu

terima kasih untuk segala senyum bahagia

terima kasih untuk semua tangis kesedihan

terima kasih untuk seluruh tawa riang ini...

terima kasih Ya Allah atas segala yang telah Engkau limpahkan padaku hingga hari ini...

terima kasih...