April 12, 2007
Happy Birthday Mom!!
happy birthday happy birthday,
happy birthday to you...
Ma...Selamat ulang tahun yah...
Mungkin Mama ga bisa baca tulisanku, karena aku tau ini bukan duniamu. Tapi aku yakin Mama denger doaku buat Mama lewat Tuhan...
Ma...Makasih udah ngebesarin aku, ngajarin aku tentang hidup, ngingetin aku soal sholat, ngedidik aku hingga aku jadi seperti sekarang ini...
Maafin aku yang selama ini belum bisa berbuat banyak buat keluarga,
Maafin aku yang selama ini belum bisa ngebantuin Mama sama Ayah,
Maafin aku yang selama ini mungkin belum bisa nyenengin kalian...
I'll try n I'll try n I'll try...
Aku selalu berharap miracle dateng ke keluarga kita dan menghapus semua masalah yang ada,
Aku ga pernah berhenti berdoa bahwa semua ini akan berakhir bahagia,
Aku juga ga akan pernah berhenti meyakinkan diriku untuk tetap sabar dan pasrah...
Doaku :
Semoga Mama diberi umur yang panjang agar selalu bisa nemenin aku,
Semoga Mama diberi hati yang lapang dalam ngadepin segala ujian dari Allah,
Semoga Mama diberi kesehatan agar bisa tetep crita2 sama aku,
Semoga Mama diberi rejeki yang banyak biar bisa seneng2 kaya dulu lagi...
Yang sabar ya Ma...Aku yakin Allah ga akan pernah ngasih ujian sama umat-Nya diluar kemampuan umat-Nya, jadi jangan nangis lagi ya...
I LOVE U MOM!!!
April 11, 2007
i knew i'd miss you
Huff...ternyata menuangkan tulisan dalam satu waktu cukup melelahkan otak juga, mungkin karena aku masih tergolong amatiran,hahahaha...yeah right...well i guess this is my latest story for this nite...a short poem...
I knew I’d miss you
When you care about someone
As much as I do about you
Being apart…
Is a hard thing to get used to
I thought I’d handle it just fine…
And then I’d be happy
Just to keep you on my mind
But it isn’t always that easy…
Sometimes the one thing
That would please me the most…
Is simply seeing you
I knew that I’d miss you
I just didn't know
I'd miss you as much as I do
ada yang mencariku rupanya...
Hari ini matahari tidak secerah biasanya, ada sedikit mendung menyelimuti kota Semarang. Namun, aku harus tetap beranjak pergi dan melangkah ke depan. Lantunan lagu Friday I’m In Love milik The Cure kembali mengingatkanku pada saat-saat berkumpul bersama. Akankah saat itu hadir lagi?
Ketika hari beranjak siang, matahari semakin sembunyi di balik awan tebal dan tak lama kemudian hujanpun mengguyur kota Demak. Menikmati keindahan alam sepanjang perjalanan menuju kota Demak dari kaca sebuah Toyota Ravor adalah kesenangan tersendiri buatku. Sedikit menghibur kataku pada hatiku… Mendengar lagu-lagu Frank Sinatra dari CD koleksi pribadi memaksaku untuk tersenyum dan kembali ceria…
Hingga suatu ketika sebuah pesan masuk ke dalam inbox telephone genggamku yang mengisyaratkan sebuah rasa rindu yang teramat sangat. Aku tidak tau apa yang terjadi selanjutnya, karena aku sendiri sibuk menata rasa rindu itu ke dalam diriku. Dan pesan singkat itu berlanjut menjadi sebuah obrolan singkat via udara. Yup, ada yang mencariku rupanya… “aku kangen kamu…”
Pause...
Akhirnya saat itu tiba…
Saat dimana ketika tombol pause harus ditekan, saat dimana semua harus berhenti sejenak untuk meredakan nafas setelah berlari sekian mil jauhnya…
Saat dimana semua harus kembali memikirkan apa arti dari semua ini,
Seorang anak yang masih tetap bergaya hidup mewah tanpa menyadari apa yang terjadi dengan ibunya dan keluarganya hingga mereka bisa terpuruk sedemikian rupa,
Seorang istri yang begitu jahatnya kepada sang ibu mertua tanpa menyadari apa yang sudah dikorbankan sang mertua kepadanya dan anaknya yang baru saja mencium aroma kemunafikan di bumi Surabaya,
Seorang anak lelaki yang seharusnya menjadi tulang punggung keluarga setelah sang Ayah pensiun tapi justru terus dan terus membuat masalah bagi keluarganya serta bergantung pada adik semata wayangnya,
Apa sebenarnya yang dia dan mereka cari?
Bahagiakah mereka melakukan itu semua?
Sadarkah mereka bahwa kebahagiaan mereka mungkin melukai hati seseorang?
Sepasang laki-laki dan perempuan yang tidak pernah menyangka sebelumnya, bahkan mungkin tidak pernah berharap sebelumnya untuk dapat saling menyayangi,
Namun setelah menikmati segala keindahan dunia, menatap pelangi dan meresapi sinar matahari bersama-sama,
Mereka sampai di titik dimana mereka harus melonggarkan ikatan sejenak,
“Ada yang salah dengan kita” ujar sang perempuan,
Merekapun tak henti-hentinya mengutuk diri masing-masing,
Membicarakan masalah yang mereka tahu tidak akan pernah habis dibicarakan dan selalu berakhir dengan kata “maaf” dan “terima kasih untuk segalanya…”
Dan ketika tombol pause itu ditekan,
Sang anak tertunduk diam memikirkan sudah berapa banyak waktu yang ia buang demi segala kesenangan yang selama ini ia perbuat,
Sang istri berpikir untuk berlutut di depan sang ibu mertua untuk memohon ampunan atas kekurangajaran yang ia lakukan selama ini,
Sang lelakipun akhirnya memilih menjauh dari keluarganya dan belajar untuk menghadapi hidup tanpa harus merepotkan keluarganya,
Dan sepasang laki-laki dan perempuan pun menangis dalam tawa…
Merekapun akhirnya mencoba untuk sedikit menjauh agar dapat berpikir sedikit jernih mengenai apa yang mereka mau setelah ini,
Haruskah cerita ini berakhir dengan kesedihan?
Atau cerita yang berakhir bahagia bagi sebagian orang?
Sang perempuan tak sanggup berbuat banyak selain setia menunggu dan menunggu,
Menunggu kapan saatnya tiba bagi sang lelaki untuk kembali menekan tombol pause itu,
Menunggu sang lelaki yang akan datang padanya entah mengucap salam “selamat datang cinta” atau mungkin “selamat tinggal semuanya”
Kini, sang perempuan hanya mampu bernyanyi dalam sunyinya malam, ketika kata-kata tak lagi mampu ia utarakan,
“Nobody said it was easy, it’s such a shame for us to part,
Nobody said it was easy, no one ever said that it would be this hard,
So let’s go back to the start…”
April 05, 2007
mencoba hal baru...
If love was a bird
Then we wouldn't have wings
If love was a sky
We'd be blue
If love was a choir
You and I could never sing
Cause love isn't for me and you
If love was an Oscar
You and I could never win
Cause we can never act out our parts
If love is the Bible
Then we are lost in sin
Because its not in our hearts
So why don't you go your way
And I'll go mine
Live your life, and I'll live mine
Baby you'll do well, and I'll be fine
Cause we're better off, separated
If love was a fire
Then we have lost the spark
Love never felt so cold
If love was a light
Then we're lost in the dark
Left with no one to hold
If love was a sport
We're not on the same team
You and I are destined to lose
If love was an ocean
Then we are just a stream
Cause love isn't for me and you
So why don't you go your way
And I'll go mine
Live your life, and I'll live mine
Baby you'll do well, and I'll be fine
Cause we're better off, separated
Girl I know we had some good times
It's sad but now we gotta say goodbye
Girl you know I love you, I can't deny
I can't say we didn't try to make it work for you and I
I know it hurts so much but it's best for us
Somewhere along this windy road we lost the trust
So I'll walk away so you don't have to see me cry
It's killing me so, why don't you go
So why don't you go your way
And I'll go mine
Live your life, and I'll live mine
Baby you'll do well, and I'll be fine
Cause we're better off, separated
Surabaya...I'm coming home!!!