May 01, 2007

declare your love before it's too late

Ijinkan aku mencinta
Ijinkan aku menyayang
Ijinkan aku berbagi rasa yang kupunya
Aku tahu, aku sadar, aku mengerti
Ini mungkin hanya sekejap
Seperti sore yang mengantar matahari kembali ke peraduan
Seperti kuncup bunga melati yang mulai mengembang
Seperti pelangi yang selalu muncul di ujung penghujan,
dan hilang dengan segera ketika matahari bersinar terang,
Cepat sekali...
Selagi kupunya waktu,
Selagi kubisa bermimpi,
Selagi kumampu berbagi,
Ku ingin kau tahu,
Aku ingin menyayangmu lebih dari siapapun...

April 30, 2007

lima ribu perak

Ditengah kesibukan kantor yang menggila di hari Senin, aku terpaku pada sebuah email yang masuk. Ada kejanggalan ketika membacanya. Ada kelelahan tersendiri ketika mencerna apa yang tertulis disana. Fenomena yang aneh aku rasa. Ketika semua orang masih banyak yang terpuruk dalam ketidakberdayaan masalah ekonomi, sosial, pengangguran, pendidikan, yang semakin lama semakin tidak menentu kemana akhirnya, masih saja ada orang yang tidak bisa bersyukur dengan apa yang didapat selama ini. Bagi beberapa orang yang sangat memperhitungkan jumlah uang saku yang mereka dapat setiap bulannya, 3 juta tanpa 5000 perak tidak akan pernah menjadi 3 juta. Alasannya dipotong biaya transfer. Apalagi jika dikalikan jumlah orang yang lumayan banyak, anggaplah 450 orang, mmm...jadi kira-kira 2,25 juta, well eniwey... intinya masih ada beberapa orang yang masih menganggap uang 5000 itu menjadi suatu keharusan untuk dimiliki mereka. Bahkan aku sempat membaca bahwa masalah ini akan dibawa ke rapat siang ini. Aaaargh!!!!
Kapan sih mereka bisa belajar untuk mengikhlaskan hal-hal kecil seperti itu. Kapan sih mereka bisa berpikir untuk memberikan uang itu pada yang lebih pantas, bukan malah protes demi diri mereka sendiri. Kapan sih mereka bisa sedikit menundukkan kepala dan melihat masih banyak orang lain yang lebih tidak beruntung dari mereka. Kapan sih mereka bisa sedikit memiliki rasa terima kasih atas segala yang lebih banyak yang sudah mereka terima. Kapan sih mereka bisa membuka kaca mobil dan melihat di tiap pojokan lampu merah masih banyak anak-anak kecil yang terpaksa kehilangan saat-saat bermain dan berguraunya dengan boneka dan rumah-rumahan karena harus bernyanyi semampu mereka demi uang yang bahkan bukan 5000, tapi 100 perak...Kapan sih mereka bisa menengadahkan kepala dan berucap ”Alhamdulillah...” pada yang Maha Kuasa.................

Mungkin ini berlebihan, mungkin ini terlalu dibesar-besarkan. Tapi ini yang aku dan beberapa orang rasa. Kenapa sebagian orang mulai tidak peduli dengan sesama dan sangat individu hanya karena uang 5000 perak...

April 20, 2007

K A N G E N . . .

Ketika rasa itu datang menyeruak,
Menyesakkan dada dan membuatku sesak nafas,
Dan tak ada satupun yang bisa membuatku sedikit tenang,
Hanya ada sepenggal lagu lama duo edan yang cukup mewakili perasaanku,

"Gue ingin malam ini loe ada disini,
Temani gue yang goyah srasa tak berarti
Gue ingin loe rasakan galau hati ini,
Hingga gue dapat rasakan indahnya hidup ini"

April 18, 2007

Ooo ya man!!!

Sebuah liburan yang sangat menyenangkan dan tidak akan pernah terlupakan… Beranjak dari Pelabuhan Tanjung Mas-Semarang, aku menuju ke sebuah tempat yang belum pernah kudatangi sebelumnya, Karimun Jawa!!! Perjalanan 3,5 jam dengan Kapal Kartini terasa cukup lama, sampai akhirnya terdengar tanda yang mengisyaratkan bahwa kapal akan segera merapat ke dermaga. Decak kagum dan puji syukur tak henti-hentinya aku ucapkan melihat keindahan pulau Karimun Jawa. Laut yang bening, pasir putih, pohon kelapa, angin pantai, wajah-wajah polos dan ramah datang menyambut…
Perutku mulai berteriak-teriak untuk diisi, tak disangka aku langsung dibawa ke sebuah warung di dekat alun-alun yang menyuguhkan SEAFOOD!!! Kepiting, sotong, yuhuuu…I’m coming…Setelah sekitar 45 menit aku pun dikejutkan lagi dengan sebuah penginapan yang telah disiapkan bagi rombongan. Gubuk-gubuk cantik yang berjarak hanya 5 meter dari bibir pantai dengan pemandangan laut lepas…spontan suara Tepeng vokalis Steve & Coconut Treez band terngiang di telingaku, ’pandangi lautan…’
Tak sabar untuk segera bermain air, akupun langsung menuju dermaga dan melengkapi diriku dengan peralatan snorkeling dan WOOOW…cukup di pinggir dermaga kita bisa menikmati beningnya air laut dengan terumbu karang dan ikan beraneka rupa mulai jenis krapu, baronang, hingga yang mirip dengan ‘Nemo’ aku temui disana. Haripun beranjak sore dan aku memutuskan untuk kembali ke cottage dan bersiap untuk makan malam. Seusai makan malam aku dan beberapa teman memilih untuk menikmati langit dan bintang jatuh di pinggir pantai diiringi petikan gitar Billy ‘The Marley’…

Keesokan harinya diantar kapal motor milik nelayan setempat, aku menuju pulau Menjangan Besar dimana terdapat tempat penangkaran hiu dan barracuda. Aku pun ditantang untuk berenang diantara hewan buas tersebut. Awalnya sempat ragu, namun entah kenapa aku merasa yakin tidak akan terjadi apa-apa dan akhirnya aku ber-snorkeling ria sekitar 15 menit diantara para hiu coklat, bahkan aku sempat mencoba merasakan kulitnya yang kasar dengan tanganku. It’s cool man…
Akibat cuaca yang kurang mendukung, acara snorkeling yang tadinya akan dilakukan di dekat pulau Menjangan Kecil gagal dilakukan. Tepatnya hanya dilakukan sekitar 10 menit, karena ombak yang sedang tidak bersahabat dengan kami.

Hari ketiga, harapanku muncul melihat cuaca yang sangat cerah di Karimun Jawa. Meskipun anggota rombongan hanya bersisa 5 orang (7 orang lainnya telah kembali ke Semarang karena urusan pekerjaan), acara harus tetap jalan. Berdiri di bak belakang pick up menghirup udara segar pegunungan, kami dibawa ke sebuah tempat yang menurutku jarang didatangi wisatawan, virgin island... Nuansa pasir putih, pohon kelapa, laut yang bening tetap ada, tapi lebih indah dari manapun. Ujung Gelam namanya, tapi kami memutuskan menyebutnya ‘Paradise of Karimun Jawa’. Snorkeling, istirahat, snorkeling lagi begitu seterusnya. Terumbu karang warna warni, Nemo, Ginggan, Baronang, Krapu Merah, Krapu Macan Tutul, Ikan bercorak pelangi, bahkan Pari besar sempat kutemui. Aku juga sempat memilih beberapa kerang untuk kubawa pulang sebagai kenangan. Benar-benar hari yang melelahkan…

Hari terakhirpun tiba, waktunya untuk pulang dan kembali ke rutinitas, sedikit muncul rasa enggan untuk pergi meninggalkan pulau nan indah itu. Sedikit tidak rela meninggalkan kedamaian di pulau itu. Namun, ada yang menungguku untuk pulang. Ada yang tak sabar ingin mendengar ceritaku meski hanya lewat suara. Ada yang tak sabar ingin kutunjukkan luka-luka yang aku alami serta hitamnya badanku akibat terbakar sinar matahari. Akhirnya aku membuat perjanjian dengan hatiku, akan kembali lagi di satu saat untuk menjelajahi lagi pulau Karimun Jawa dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Untuk menikmati laut bening, angin pantai, dan suara ombak di Karimun Jawa…

"Pandangi lautan, saat mentari tenggelam

Kembali ku bertanya dalam hati

Tentang yang tlah terjadi

Saat trasa ragu, menari dalam benakku

Kau slalu coba tuk yakinkan aku

Hilangkan smua ragu

Kau slalu coba tuk yakinkan aku

Tepis semua ragu

U come n say 2 me that your love never gonna go, never gonna go

U come n say 2 me you gonna give your love n never let it go, never let it go"

April 12, 2007

Happy Birthday Mom!!

happy birthday to you, happy birthday to you,
happy birthday happy birthday,
happy birthday to you...

Ma...Selamat ulang tahun yah...
Mungkin Mama ga bisa baca tulisanku, karena aku tau ini bukan duniamu. Tapi aku yakin Mama denger doaku buat Mama lewat Tuhan...

Ma...Makasih udah ngebesarin aku, ngajarin aku tentang hidup, ngingetin aku soal sholat, ngedidik aku hingga aku jadi seperti sekarang ini...
Maafin aku yang selama ini belum bisa berbuat banyak buat keluarga,
Maafin aku yang selama ini belum bisa ngebantuin Mama sama Ayah,
Maafin aku yang selama ini mungkin belum bisa nyenengin kalian...

I'll try n I'll try n I'll try...
Aku selalu berharap miracle dateng ke keluarga kita dan menghapus semua masalah yang ada,
Aku ga pernah berhenti berdoa bahwa semua ini akan berakhir bahagia,
Aku juga ga akan pernah berhenti meyakinkan diriku untuk tetap sabar dan pasrah...

Doaku :
Semoga Mama diberi umur yang panjang agar selalu bisa nemenin aku,
Semoga Mama diberi hati yang lapang dalam ngadepin segala ujian dari Allah,
Semoga Mama diberi kesehatan agar bisa tetep crita2 sama aku,
Semoga Mama diberi rejeki yang banyak biar bisa seneng2 kaya dulu lagi...

Yang sabar ya Ma...Aku yakin Allah ga akan pernah ngasih ujian sama umat-Nya diluar kemampuan umat-Nya, jadi jangan nangis lagi ya...

I LOVE U MOM!!!

April 11, 2007

i knew i'd miss you

Huff...ternyata menuangkan tulisan dalam satu waktu cukup melelahkan otak juga, mungkin karena aku masih tergolong amatiran,hahahaha...yeah right...well i guess this is my latest story for this nite...a short poem...

I knew I’d miss you

When you care about someone

As much as I do about you

Being apart…

Is a hard thing to get used to

I thought I’d handle it just fine…

And then I’d be happy

Just to keep you on my mind

But it isn’t always that easy…

Sometimes the one thing

That would please me the most…

Is simply seeing you

I knew that I’d miss you

I just didn't know

I'd miss you as much as I do