Ditengah kesibukan kantor yang menggila di hari Senin, aku terpaku pada sebuah email yang masuk. Ada kejanggalan ketika membacanya. Ada kelelahan tersendiri ketika mencerna apa yang tertulis disana. Fenomena yang aneh aku rasa. Ketika semua orang masih banyak yang terpuruk dalam ketidakberdayaan masalah ekonomi, sosial, pengangguran, pendidikan, yang semakin lama semakin tidak menentu kemana akhirnya, masih saja ada orang yang tidak bisa bersyukur dengan apa yang didapat selama ini. Bagi beberapa orang yang sangat memperhitungkan jumlah uang saku yang mereka dapat setiap bulannya, 3 juta tanpa 5000 perak tidak akan pernah menjadi 3 juta. Alasannya dipotong biaya transfer. Apalagi jika dikalikan jumlah orang yang lumayan banyak, anggaplah 450 orang, mmm...jadi kira-kira 2,25 juta, well eniwey... intinya masih ada beberapa orang yang masih menganggap uang 5000 itu menjadi suatu keharusan untuk dimiliki mereka. Bahkan aku sempat membaca bahwa masalah ini akan dibawa ke rapat siang ini. Aaaargh!!!!
Kapan sih mereka bisa belajar untuk mengikhlaskan hal-hal kecil seperti itu. Kapan sih mereka bisa berpikir untuk memberikan uang itu pada yang lebih pantas, bukan malah protes demi diri mereka sendiri. Kapan sih mereka bisa sedikit menundukkan kepala dan melihat masih banyak orang lain yang lebih tidak beruntung dari mereka. Kapan sih mereka bisa sedikit memiliki rasa terima kasih atas segala yang lebih banyak yang sudah mereka terima. Kapan sih mereka bisa membuka kaca mobil dan melihat di tiap pojokan lampu merah masih banyak anak-anak kecil yang terpaksa kehilangan saat-saat bermain dan berguraunya dengan boneka dan rumah-rumahan karena harus bernyanyi semampu mereka demi uang yang bahkan bukan 5000, tapi 100 perak...Kapan sih mereka bisa menengadahkan kepala dan berucap ”Alhamdulillah...” pada yang Maha Kuasa.................
Mungkin ini berlebihan, mungkin ini terlalu dibesar-besarkan. Tapi ini yang aku dan beberapa orang rasa. Kenapa sebagian orang mulai tidak peduli dengan sesama dan sangat individu hanya karena uang 5000 perak...
I agree,did u read my comment in milis??Kesel banget....hello.....hari gini ngomongin 5000 perak...Oh My Gosh...Here we go again.....
ReplyDeleteDibawa ke rapat lagi?!Malu-maluin diri sendiri banget seeeeeh.....
Gitu ya? wish all people around the world had a mind like yours, tapi yg lebih penting adalah semoga 5 th, 10 th, 25 th lg ato bahkan sampai qt menutup mata tetap memiliki nurani yg sama dan lebih baik lg. i hope
ReplyDeletethanks 4 your comment. we'll see okay, hanya sebagian dari kita yg punya pemikiran2 ga egois..nice to know you. thanks 4 visiting my blog..
ReplyDeletemocha ni sofi yah???hehehe..
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDelete