Sebuah ruangan dengan laptop dan infocus di barisan depan, empat buah pendingin ruangan dengan kisaran suhu masing-masing 16 oC, cukup membuat 15 peserta enggan menanggalkan jaketnya. Adapula meja panjang dengan cover kain berwarna hijau tua berhiaskan lipitan di setiap sisinya, sedang diatasnya tak luput sebotol air mineral, gelas berkaki, secawan permen pencegah kantuk, papan nama dan sebuah odner. Kondisi ini kudapati selama 4 hari di kota kembang.
Seperti mengingatkanku pada satu masa. Simprug's classroom.
Yeah, sounds familiar...