December 27, 2007

When a man lost a woman

Tanyakan pada laki-laki itu tentang duka akibat perpisahan
Dia tidak akan menjawab apa-apa, kecuali saputan mendung di wajahnya
Tanyakan pada laki-laki itu perihnya pengkhianatan
Kau akan melihat kedua tangannya terkepal dan rahangnya mengeras karena amarah
Tanyakan pada laki-laki itu pedihnya kehilangan orang yang disayang
Dia masih bertahan dalam bisunya tapi air matanya tak sanggup ditahannya lagi
Tetapi coba tanyakan padanya mengapa sudi dipecundangi cinta
Yakinlah laki-laki itu pasti tertawa
Menertawakan pertanyaanmu yang dianggapnya bodoh
Lalu berkata,
Kalau kau pernah mengecap cinta, kau tak akan bertanya

-ria sihombing-

No comments:

Post a Comment